Masih
tentang semarak menyambut hari pendidikan, salah satu agenda kegiatan yang
memang sudah menjadi program tetap dari dinas pendidikan kota palu adalah jalan
santai. Selain untuk menjalin silaturahim tentu saja untuk membuat tubuh sehat,
jalan santai ini melibatkan para pemerintah daerah setempat, para guru sekota
palu dan beberapa siswa yang menjadi perwakilan tiap-tiap sekolah.
Dengan
begitu semangat aku bangun pada hari minggu kemarin, apalagi ibu kepsek sudah
memberikan baju baru untuk dipakai jalan santai pada pagi itu. Dani dan dina
juga ikut serta, mereka paling semangat kalau ikutan jalan santai apalagi ada
doorprizenya, kali aja ketiban rezeki bisa bawa pulang salah satunya. Hadiah hiburanlah,
sudah cukup membuat hati senang.
Pukul
6 pagi, aku bergegas menuju lapangan vatulemo, sudah banyak guru Yang hadir
disana, dan tentu saja dengan baju olahraga yang baru, dari kejauhan tampak warna-warni
seragam olahraga, sepertinya mereka juga begitu bersemangat mengikuti kegiatan
ini, senyum ceria nampak terlihat dari wajah bapak dan ibu guru. Sesampainya dilapangan
aku langsung memarkir motorku, menuju lapangan dan mengikuti senam aerobic.
Pukul
07.30, jalan santaipun dilepas oleh walikota palu, sambil tertawa dan bercanda
dengan teman-teman kamipun mengikuti rute jalan santai tersebut, asyik juga
niee….memang betul-betul sebagai ajang silaturahim, bertemu dengan teman-teman
yang sudah lama tak bersua. Akupun jalan berdampingan dengan kepsekku,
sementara disebelah kananku ibu fitri..(sama ya dengan namaku, dia adalah
operator sekolah kami), disebelahnya ibu mul, lalu ibu risna. Herannya, dani
putra pertamaku selalu nempel saja dibelakangku, sesekali dia masuk diantara
aku dan kepsekku. Ga dirumah, ga dimana-mana…maunya sama induknya terus…(ya,
iyalah…mamanya) adiknya dina sudah berada jauh didepan kami. sambil
sedikit ngomel aku bilang ke dia, coba dani mundur-mundur sedikit dari
belakangnya mama. Ga enak juga tiap jalan kakinya selalu menginjak sepatuku. Maka,
pindahlah ia disisi sebelah kananku, masih juga dani nempel debelakangku, aku
masih belum nyaman dibuatnya. Dan…..tiba-tiba, ia menginjak belakang sepatu bu
fitri, apa yang terjadi??
Astaga,
ibu fitri berteriak, aku sih awalnya ga tau apa maksud dari teriakannya
tersebut, ternyata oh ternyata, telapak sepatunya terbuka, pandangan kami semua
mengarah kesepatunya, antara bingung dan sedikit tengsin iapun menepi. oh my
good..lagi-lagi dani bikin ulah.Dani hanya senyum-senyum kecut, karena tak rela
melihatnya akupun mengikutinya berdiri dipinggir jalan sambil memikirkan jalan
keluarnya.Kepsekku tetap melanjutkan perjalanannya. Kusuruh dani mencari warung
yang buka pagi itu, mudaha-mudahan saja ada. Alhamdulilah…beberapa menit
kemudian ia datang dengan membawa lem, sambil tersenyum. Seluruh peserta
telah melewati kami saat itu, tak apalah pikirku, sambil melihat dan bertegur
sapa dengan teman-teman yang lewat. Sepatu yang telapaknya putih itu menjadi kekuning-kuningan karena bermandikan lem. Hehehe..sepanjang jalan kamipun
tertawa, jalan santaipun kami lanjutkan, tapi kami tak mengikuti rute yang
sudah ditentukan, karena sudah jauh tertinggal. Potong kompas,ambil jalur
alternatife dan bertemulah kami dengan peserta yang lain sambil senyum-senyum
malu. Karena kami yang tadinya dibelakang sudah sampai didepan kembali. Bahkan kami
lebih duluan sampai dibandingkan dengan kepsekku.
![]() |
| si pinkers |
![]() |
| terpaksa turun tangan akibat ulah dani..hehehe |
![]() |
| kerjasama yang baik |
![]() |
| peserta jalan santai sudah pada lewat, selfie aja yee......si pinkers dah keren lagi |





.jpg)
.jpg)